!-- [ Meta Tag SEO ] --> Menjelang Lebaran, Aksi Pembegalan Terjadi. Kali Ini Korbannya Seorang Karyawati - FOKUS UTAMA

Home Top Ad


 


 


 


 

Jumat, 20 Maret 2026

Menjelang Lebaran, Aksi Pembegalan Terjadi. Kali Ini Korbannya Seorang Karyawati

 

Seorang Karyawati Dibegal Saat Pulang Kerja / Gambar Hanyalah ilustrasi 

Tasikmalaya - Fokus Utama 


Sri Mulyani, seorang karyawati asal Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi korban pembegalan atau pencurian dengan kekerasan (curas) saat melintas di Jalan Jereged, Sariwangi.


Rupanya wanita tersebut sudah menjadi target pelaku kejahatan. Saat hendak pulang, dia dibuntuti pelaku pada Kamis malam (18/3). Begitu memasuki jalur yang sepi dan minim penerangan, pelaku mulai memepet motor korban.


Tanpa ampun, pelaku menarik tas korban hingga perempuan tersebut tersungkur ke aspal. Dalam kondisi korban yang terluka, pelaku langsung menggasak tas berisi barang berharga dan melarikan diri.


"Korban melapor paska kejadian di Polsek Leuwisari. Dan langsung Koordinasi dengan Polres Tasikmalaya," kata Plt Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana pada detikjabar Jumat (18/3).


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki karena terjatuh dari sepeda motor. Ironisnya, pelaku langsung tancap gas tanpa mempedulikan kondisi korban yang tergeletak di jalanan.


"Korban ada luka dibagian kaki sama tangan lecet akibat terjatuh. Langsung sama petugas diobati," ucap Agus.


Bergerak cepat, Polres Tasikmalaya bersama Polsek Leuwisari langsung melakukan penyelidikan maraton. Tim gabungan menyisir sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.


Selain CCTV, polisi juga melacak keberadaan pelaku melalui sinyal ponsel pintar milik korban yang dibawa kabur. Hasilnya, identitas pelaku berhasil dikantongi petugas.


Tak butuh waktu lama, pelaku bernama Rendi M Rizki disergap petugas gabungan di kediamannya pada Jumat (20/3). Dari tangan pelaku, polisi mengamankan iPhone 11 milik korban, sementara satu ponsel Android lainnya telah dijual dan uang tunai hasil kejahatan sudah habis digunakan.


"Tak butuh waktu lama kurang dari 24 jam lah, anggota kami gabungan Unit Obsnal Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Unit Reskrim Polsek Leuwisari bisa amankan pelaku," ujar Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Prista Utama pada detikjabar Jumat (20/3).


Wahyu menjelaskan, saat kejadian korban tengah dalam perjalanan pulang kerja sekitar pukul 23.45 WIB. Kondisi jalanan yang sepi dan gelap gulita dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.


Korban sebenarnya sempat menyadari ada sepeda motor Honda Sonic RS berwarna biru yang membuntutinya. Namun, pelaku bergerak cepat memepet dan menarik paksa tas selempang yang melingkar di tubuh korban.


"Pelaku menarik tas korban dengan keras hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motornya. Setelah berhasil menguasai tas korban, pelaku langsung tancap gas melarikan diri," kata Wahyu.


Akibat aksi kriminal ini, korban kehilangan tas berisi iPhone 11, Redmi Note 9, dokumen penting (STNK, KTP, SIM), serta uang tunai. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10.000.000.


Berdasarkan pemeriksaan, modus operandi tersangka adalah mengincar pengendara yang melintas sendirian di jalur sepi. Tersangka sengaja menunggu di titik gelap sebelum mengeksekusi korbannya.


Mirisnya, motif utama Rendi melakukan pembegalan ini adalah karena desakan ekonomi. Ia berdalih membutuhkan uang untuk keperluan hari raya Idul Fitri.


"Motif tersangka karena emang ekonomi. Dia ada kebutuhan untuk Lebaran yah," ucap Wahyu.


"Tersangka berniat menjual barang-barang hasil curian tersebut untuk mendapatkan keuntungan pribadi berupa uang," tambah Wahyu.


Selain mengamankan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit Honda Sonic RS biru yang digunakan beraksi, iPhone 11 putih, dan Redmi Note 9. Petugas juga menyita helm, jaket, celana jeans, serta sandal milik pelaku.


Saat ini, Rendi harus mendekam di sel tahanan Mako Polres Tasikmalaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi pun mengimbau warga agar lebih waspada, terutama saat berkendara di malam hari menjelang lebaran.


"Kami himbau masyarakat apalagi sekarang mau lebaran. Semua harus tingkatkan kewaspadaan. Kami Kepolisian akan terus memberikan pelayanan terbaik," pungkas Wahyu 


(T-003/Fokus Utama)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad


 

Pages