Kuningan - Fokus Utama
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Furqon kembali menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan santunan tunai kepada para pekerja pelayan publik, diantaranya para penggali kubur. Bantuan tersebut berupa dana segar sebesar Rp500.000 diberikan kepada 110 penerima manfaat. Jumlah bantuan tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
DKM Al-Furqon ingin memastikan bahwa mereka yang setiap harinya bekerja demi kenyamanan dan pelayanan publik, seperti para penggali kubur, dapat merasakan kebahagiaan yang sama saat hari kemenangan tiba. Program ini tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan para donatur atau aghniya.
Ketua Panitia, Hj. Ratnati, mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi ini sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2021.
Menurutnya, nilai bantuan terus merangkak naik setiap tahunnya, mulai dari Rp150.000 hingga sekarang mencapai setengah juta rupiah per orang.
Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp54.530.000. Sementara jumlah donatur pun melonjak drastis, yang awalnya hanya digerakkan oleh 15 orang, terus berkembang menjadi 65 orang donatur tetap.
“Semangat gotong royong inilah yang menjadi mesin utama penggerak kesejahteraan di lingkungan Perumnas Ciporang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DKM Al-Furqon, HR Yayan Sofyan, Camat Kuningan Deni Hamdani, serta Lurah Ciporang Dedi Setiadi. Kehadiran para tokoh masyarakat dan perangkat RT/RW setempat mempertegas bahwa sinergi antara pengelola tempat ibadah dan pemerintah sangat efektif dalam membantu warga.
HR Yayan Sofyan berharap santunan ini dapat meringankan beban hidup para penerima, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Dengan adanya dukungan finansial ini, diharapkan tidak ada lagi warga yang merasa kesulitan dalam merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta.
(Nia)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar