Kuningan-Fokus Utama
Faliq Nuri Hidayahnullah (15) warga Caracas Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, mengalami luka di bagian tangan, punggung dan kepala diduga akbibat aksi kekerasan oleh sekelompok oknum suporter klub tertentu.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban beruntung segera mendapat pertolongan dari warga sekitar sehingga tidak mengalami luka serius.
Atas kejadian itu, D Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rahmat Yanuar, SH, MSi, segera melakukan kunjungan ke rumah korban untuk memastikan keadaan korban.
Bupati berbincang langsung dengan korban untuk mengetahui kronologi kejadian yang dialami korban.
Menurut keterangan korban, saat itu dirinya tengah diminta orang tuanya untuk membeli bensin ke SPBU Cilimus sekaligus membeli sayuran.
Namun di tengah perjalanan, korban tiba-tiba ditendang oleh sekelompok orang yang sedang melakukan konvoi.
Setelah terjatuh, korban disebut mengalami pemukulan menggunakan helm hingga mengakibatkan luka di sejumlah bagian tubuh.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Awalnya keluarga diarahkan oleh pihak Polsek untuk melapor ke Polres Kuningan. Karena korban masih berstatus anak di bawah umur, penanganan kasus dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kuningan.
anak di bawah umur, penanganan kasus dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kuningan.
Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan rasa prihatin atas kejadian yang menimpa korban. la berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di Kabupaten Kuningan.
"Saya prihatin atas kejadian ini dan berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Kabupaten Kuningan," ujarnya.
Bupati juga memberitakan perintah kepada Direktur Rumah Sakit Linggarjatidr. Hj. Eva Maya untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Selain juga Bupati memberikan support pada korban
Salah seorang tetangga korban, Zulhisbi, mengaku sangat tersentuh dengan kunjungan langsung yang dilakukan Bupati Dian.
“Apresiasi atas kunjungan Pak Bupati. Beliau sangat peduli terhadap warganya terhadap peristiwa yang menimpa anak tetangga,” ujar Zulhasbi, warga Perum BTN Caracas Blok B3 Nomor 5.
Sebagai warga sekaligus tetangga korban, dirinya berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Ia mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga situasi tetap kondusif ketika ada pertandingan sepak bola maupun konvoi suporter.
“Ke depannya kita harus lebih waspada lagi seperti yang dikatakan Pak Bupati, supaya kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.
(Nia/Zul)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar