![]() |
| Photo Dokumén Kemenag Kuningan |
Kuningan - Fokus Utama
Sebagai bentuk kepedulian nyata Kementerian Agama dalam mendukung kenyamanan umat beribadah,
Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan terus menggencarkan Program Geber Masjid (Gerakan Bersih-Bersih Masjid). Program ini menyasar berbagai masjid di wilayah Kabupaten Kuningan.
Program yang diluncurkan pada Januari hingga akhir Februari 2026, program tersebut, menurut Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Syahid Ridlo Maulana, telah menjangkau 152 masjid di Kabupaten Kuningan.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini melibatkan para penyuluh agama Islam dan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan. Mereka turun langsung ke lapangan untuk melakukan aksi bersih-bersih di masjid dan musala sekitar wilayah tugas masing-masing.
Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan karpet dan lantai bagian dalam serta serambi masjid, pengepelan lantai, hingga penyikatan tempat wudu dan kamar mandi. Upaya tersebut dilakukan guna menciptakan lingkungan ibadah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi jamaah.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa masjid dan musala menjadi tempat yang semakin nyaman untuk melangsungkan ibadah. Kebersihan adalah bagian dari iman, dan masjid sebagai pusat kegiatan umat sudah semestinya terjaga kebersihannya," tambahnya
Ridlo menegaskan bahwa Program Geber Masjid bukanlah kegiatan yang bersifat sementara.
"Program ini tidak hanya berjalan satu atau dua bulan saja, tetapi akan menjadi program berkelanjutan. Kami berharap langkah sederhana ini dapat memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Handiman Romdoni, mengapresiasi pelaksanaan Program Geber Masjid yang digerakkan oleh jajaran Bimas Islam bersama gerakkan oleh jajaran Bimas Islam bersama para penyuluh agama dan KUA di setiap kecamatan.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi umat.
"Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Karena itu kebersihan dan kenyamanannya harus menjadi perhatian bersama. Program Geber Masjid ini sangat positif karena mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap rumah ibadah," ujarnya.
la berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar kesadaran menjaga kebersihan masjid semakin meningkat.
Program Geber Masjid juga menjadi bagian dari upaya penguatan pelayanan Kementerian Agama, khususnya melalui KUA, agar semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam mendukung kehidupan beragama.
(Nia)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar