Kuningan-Fokus Utama
Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan secara resmi melepas Pawai Tarhib.
Kegiatan digelar di tengah suasana Car Free Day tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Acara diawali dengan sambutan Ketua BKPRMI Kabupaten Kuningan, Aina Heri Kosasih, M.Pd., yang membakar semangat peserta dengan yel-yel kebersamaan.
“GOW DMI BKPRMI!” serunya, yang langsung dijawab peserta dengan penuh antusias, “Semangat!” disusul pekikan “Kuningan!” dan dijawab lantang, “Melesat!”
Aina Heri menyampaikan, kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian program kolaborasi antara GOW, DMI, dan BKPRMI yang telah dimulai sejak Desember lalu, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu di kawasan Sanggariang.
Sebelumnya telah dilaksanakan program Shalat Subuh Berjamaah (SSB) selama dua hari pada 16–17 Januari serta gerakan bersih-bersih masjid selama sepekan.
Program tersebut mendapat respons luar biasa dari generasi muda dan para pengurus DKM se-Kabupaten Kuningan.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masjid harus terus hidup dengan jamaah dan kegiatan yang positif,” ujarnya.
Pada puncak kegiatan Syiarul Islam, panitia juga mengumumkan masjid-masjid terbaik berdasarkan kategori Shalat Subuh berjamaah, kebersihan masjid, serta sejumlah kategori unggulan lainnya seperti jumlah jamaah dan program Jumat Berkah.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk DMI, BKPRMI, GOW, Kementerian Agama, para DKM, organisasi perempuan, serta Forkopimda Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi masjid dan mushola lainnya agar menghadirkan inovasi yang mampu menarik minat generasi muda untuk memakmurkan masjid.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Wabup juga menegaskan bahwa Pawai Tarhib bukan sekadar tradisi, melainkan media syiar Islam dan sarana memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan semangat memperbanyak amal kebaikan,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat, menandai kesiapan masyarakat Kabupaten Kuningan dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan semangat kebersamaan dan keimanan yang semakin menguat.
(Nia)











Tidak ada komentar:
Posting Komentar