!-- [ Meta Tag SEO ] --> Kwalitas SDM Kunci Utama Kemajuan Daerah - FOKUS UTAMA

Home Top Ad


 


 


 


 

Jumat, 13 Februari 2026

Kwalitas SDM Kunci Utama Kemajuan Daerah

 


Kuningan-Fokus Utama 


“Peningkatan kwalitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi kunci utama kemajuan daerah”


Demikian kutipan pidato Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rahmat Yanuar, MSi, saat Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Perwakilan Daerah Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Kuningan Masa Bhakti 2026-2031, di Aula Sang Adipati Gedung Setda Kuningan, Sabtu, 14 Februari 2026.


Dian mengatakan, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tapi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi kunci utama kemajuan daerah. 


“Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM memiliki kontribusi nyata dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia,” ujarnya.


Salah satu indikator kemajuan daerah, lanjutnya, adalah Indeks Pembangunan Manusia yang ditopang oleh tiga aspek utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan daya beli. 


Pada sektor pendidikan, rata-rata lama sekolah masyarakat Kuningan masih berada di kisaran setara SMP. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh pemangku kepentingan.


“Masih banyak warga usia produktif yang belum memiliki ijazah setara SMA. Ini bukan sekadar angka statistik, ini soal masa depan,” tuturnya.


Dian juga mengungkapkan bahwa dalam kunjungannya ke sejumlah desa, dirinya masih menemukan anak-anak yang terancam putus sekolah akibat persoalan ekonomi dan kondisi keluarga. 


Pemerintah daerah, katanya, tidak boleh hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat.


“Jangan terlalu banyak duduk di atas meja. Turun ke bawah. Lihat langsung fenomena yang terjadi. Pemerintah harus hadir, bukan sekadar lip service,” katanya di hadapan para pengurus PKBM yang baru dilantik.


Dian mendorong agar PKBM menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perangkat desa, perusahaan, hingga pondok pesantren. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar para santri maupun pekerja yang belum memiliki ijazah formal dapat memperoleh pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C.


“Saya tidak ingin lulusan pesantren atau pekerja di desa terbentur karena tidak punya ijazah formal. PKBM harus menjadi jembatan emas, jembatan penghubung antara harapan dan kesempatan,” ujarnya.


Dian berharap kepengurusan DPD Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Kuningan yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.


(Nia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad


 

Pages