![]() |
| Wabup Kuningan Hj Tuti Andriani SH MKn Saat Berpidato Di Rapimpurda KNPI |
Kuningan-Fokus Utama
“Rapimpurda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang evaluasi dan konsolidasi strategis bagi organisasi kepemudaan (OKP) untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan,”
Demikian kutipan pidato Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani,SH, MKn saat menghadiri Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Kuningan,Sabtu (7/2/2025), di Aula BKPSDM
Hadir dalam acara, unsur pemerintahan dan tokoh kepemudaan, di antaranya H. Didin, Ketua DPRD KNPI Kuningan Kang Ajay, Kabid Politik Dalam Negeri (Poldagri) Deden, serta Ketua DPD KNPI Kuningan Ahmad Jayadi.
Menurutnya Tuti, pemuda Kuningan harus mampu tampil adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai dan budaya lokal.
“KNPI diharapkan dapat menjadi wadah aspirasi sekaligus motor penggerak solusi bagi berbagai persoalan masyarakat,” kata Tuti.
Tuti juga menegaskan bahwa tepat pada 20 Februari mendatang, kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Kuningan genap memasuki satu tahun masa kerja. Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan keterlibatan aktif elemen kepemudaan.
“Kolaborasi pemerintah dan pemuda menjadi kunci. Kami berharap KNPI dan seluruh OKP terus mengawal pembangunan bersama, sehingga cita-cita Kuningan Melesat dapat terwujud,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kuningan Ahmad Jayadi menjelaskan bahwa Rapimpurda merupakan tahapan penting menjelang Musyawarah Daerah (Musda), khususnya dalam proses verifikasi OKP yang menentukan hak suara dan hak bicara dalam forum Musda.
Saat ini, kata dia, terdapat sekitar 58 OKP yang terdata di internal KNPI Kuningan. Namun jumlah tersebut masih bersifat sementara karena proses verifikasi administrasi masih berlangsung, dengan salah satu syarat utama berupa keabsahan struktur organisasi dan kepemilikan Surat Keputusan (SK) dari tingkat di atasnya.
Selain itu, Rapimpurda juga menjadi ruang evaluasi kepengurusan periode berjalan sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi. Diharapkan melalui Musda mendatang akan lahir pemimpin KNPI yang berintegritas, mampu membangkitkan semangat juang pemuda, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjut Wabup, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan KNPI dan organisasi kepemudaan di berbagai bidang, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan hingga pelestarian lingkungan. Soliditas dan persatuan pemuda dinilai menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing dan inovasi generasi muda.
Melalui Rapimpurda ini, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan diharapkan semakin kuat, sehingga pemuda Kuningan dapat terus berperan aktif sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
(Nia)











Tidak ada komentar:
Posting Komentar