!-- [ Meta Tag SEO ] --> KDMP Kebijakan Nasional Untuk Perkuat Sektor Pangan Dan Energi Daerah - FOKUS UTAMA

Home Top Ad

Rabu, 29 April 2026

KDMP Kebijakan Nasional Untuk Perkuat Sektor Pangan Dan Energi Daerah

 


Kuningan-Fokus Utama 


Program KDMP merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat hilirisasi sektor pangan dan energi di daerah.


Demikian diungkapkan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, saat meninjaulokasi pembangunan KDMP di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Selasa (29/4/2026)


Kegiatan tersebut didampingi Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, Komandan Kodim 0615/Kuningan Letkol Arh. Hafda Prima Agung, Kepala Disperindag Toni Kusmanto, Camat Cilimus Ade Bunyamin, serta perangkat Desa Bandorasa Wetan.

“Sebagai legislator, saya memastikan bahwa KDMP di lokasi ini sudah siap bahkan dibangun dengan infrastruktur yang kokoh dan kualitas terbaik. Ini juga menjadi bukti perhatian Ibu Tuti sebagai kader Gerindra yang konsisten menjalankan amanat Presiden Prabowo,” ujarnya.


Menurut Rokhmat Ardiyan, KDMP tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan petani seperti pupuk, tetapi juga mampu memangkas rantai distribusi sehingga harga menjadi lebih terjangkau.


KDMP juga memiliki potensi besar dalam pengelolaan energi berbasis desa. Minyak jelantah, misalnya, dapat diolah menjadi bahan baku avtur melalui kerja sama dengan Pertamina. Selain itu, limbah sekam gabah juga bisa dimanfaatkan menjadi bioetanol.


Tak hanya itu, lanjut Ardiyan, KDMP juga diharapkan mampu menyediakan layanan keuangan dengan bunga rendah, sehingga masyarakat desa tidak lagi terjerat praktik rentenir.

Sementara Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, SH, MKn, menambahkan bahwa keberadaan KDMP akan sangat membantu petani dalam memasarkan hasil pertanian mereka.


Tuti menekankan bahwa manfaat KDMP tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi, tetapi juga dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa.


“Bukan hanya ekonomi, pelayanan kesehatan masyarakat desa juga bisa lebih mudah dijangkau,” tambahnya.


Di pihak yang sama, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh. Hafda Prima Agung memastikan bahwa TNI turut mengawal proses pembangunan KDMP agar berjalan sesuai standar dan selesai tepat waktu.


“Kami menargetkan minimal 250 titik koperasi dapat terbangun di wilayah Kuningan pada tahun 2026, dengan penyelesaian maksimal pada akhir Juli,” ungkapnya.


Ia juga menegaskan bahwa pembangunan KDMP mengutamakan kualitas, baik dari segi material maupun struktur tanah, sehingga mampu bertahan dalam jangka panjang dan menopang aktivitas distribusi skala besar.


(Nia/Bopih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad


 

Pages