KUNINGAN – FOKUS UTAMA
Perubahan tidak selalu harus menunggu waktu lama. Belum genap satu tahun memimpin SMP Negeri 2 Japara, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, H. Agung Purwandono, M.Pd. langsung menggeber sejumlah program pembenahan untuk membawa sekolah ke arah yang lebih baik.
Bagi Agung, memimpin sekolah bukan sekadar menjalankan rutinitas. Ada tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan nyata, mulai dari memperkuat kedisiplinan, membenahi fasilitas dan infrastruktur, meningkatkan mutu akademik, hingga menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan bebas perundungan.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Agung didampingi Ketua P2SP Maryono, S.Pd. Ia mengungkapkan, dirinya baru kurang lebih satu tahun dipercaya menjadi kepala sekolah SMP Negeri 2 Japara. Sebelumnya, Agung bertugas di SMPN 3 Gresik Ciawigebang Kuningan.
Waktu yang relatif singkat itu tidak membuatnya berhenti bergerak. Berbagai program telah direncanakan dan sebagian di antaranya sudah berjalan. Targetnya jelas, membawa SMP Negeri 2 Japara mengalami transformasi pendidikan yang tidak hanya terlihat dari luar, tetapi juga terasa dalam proses belajar mengajar.
“Sebagai pemimpin sekolah tentu kita dituntut untuk bersikap terbuka dan inovatif,” ujar Agung.
Salah satu gebrakan yang dilakukan menyasar fasilitas dan infrastruktur sekolah. Revitalisasi sarana dan prasarana terus dioptimalkan agar kegiatan belajar mengajar menjadi lebih representatif dan nyaman.
Buktinya mulai terlihat. Seluruh ruang kelas kini dilakukan perbaikan pengecatan, sehingga tampilan ruang belajar menjadi lebih indah dan nyaman dipandang mata.
Namun bagi Agung, perubahan sekolah tidak cukup hanya dengan mempercantik bangunan. Di balik ruang kelas yang lebih nyaman, terdapat pekerjaan yang jauh lebih penting, yakni meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun karakter peserta didik.
Karena itu, prestasi dan mutu akademik menjadi salah satu fokus utama. Peningkatan mutu kurikulum, kolaborasi guru, hingga kualitas kelulusan siswa terus didorong agar pendidikan di SMP Negeri 2 Japara semakin berkembang.
Tak kalah penting, aspek transparansi dan manajemen juga menjadi perhatian. Kepemimpinan sekolah harus berjalan sesuai regulasi, termasuk mematuhi regulasi masa penugasan kepala sekolah guna menjaga efektivitas kepemimpinan.
“Alhamdulillah berbagai program sudah berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkapnya.
Agung menyadari bahwa perubahan di sekolah tidak mungkin dilakukan seorang diri. Karena itu, ia memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut bergerak bersama.
Mulai dari para guru dan jajaran sekolah, komite, para tokoh, hingga masyarakat, semuanya dinilai memiliki peran dalam membantu sehingga berbagai program dapat berjalan lancar.
“Banyak terima kasih kepada semua komponen, mulai para guru dan jajaran sekolah, komite, para tokoh dan masyarakat yang telah banyak membantu sehingga semua program bisa berjalan lancar,” tuturnya.
Saat ini, tahap pekerjaan sudah mencapai 60 persen.
Angka tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa proses pembenahan masih terus berjalan. Bagi Agung, amanah sebagai kepala sekolah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh agar setiap program yang telah dirancang dapat memberikan dampak bagi sekolah dan peserta didik.
“Semoga dalam menjalankan amanah ini kita bisa sukses sejalan dengan harapan dan sejalan dengan visi dan misi sekolah,” harapnya.
SMP Negeri 2 Japara Kuningan sendiri memiliki visi:
“Pintar Itu Hebat, Cerdas Bermartabat, Membangun Mutu Pendidikan.”
Visi tersebut kemudian dijabarkan melalui empat misi sekolah, yakni:
Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang cerdas, terampil, dan berkarakter.
Membangun mutu pendidikan yang profesional dan berdaya saing.
Menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, disiplin, dan menyenangkan.
Dengan pembenahan yang kini telah berjalan hingga 60 persen, langkah SMP Negeri 2 Japara memasuki fase perubahan. Dari pengecatan ruang kelas, penguatan kedisiplinan, peningkatan mutu akademik, pembaruan fasilitas, hingga penciptaan lingkungan sekolah yang ramah anak dan bebas perundungan.
Semua itu menjadi bagian dari upaya H. Agung Purwandono membawa sekolah yang dipimpinnya bergerak menuju cita-cita besar: pintar, cerdas, bermartabat, sekaligus mampu membangun mutu pendidikan.
(Romi/Cepak)































0 Komentar