KUNINGAN – Fokus Utama 

Kepala SMP Negeri 1 Sindangagung, Ika Sartika, MPd, didampingi Ketua Komite Uja Sujana

 Papan informasi kegiatan yang terpasang di lingkungan SMP Negeri 1 Sindangagung menjadi penanda hadirnya perhatian pemerintah terhadap wajah pendidikan di daerah. Melalui Program Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026, sekolah tersebut mendapat dukungan anggaran sebesar Rp845.567.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Bantuan itu bukan sekadar angka di atas papan kegiatan. Di balik anggaran tersebut, tersimpan harapan agar fasilitas pendidikan yang digunakan setiap hari oleh para siswa dapat semakin layak, aman, nyaman, dan mampu menunjang proses belajar mengajar.

Program revitalisasi tersebut dilaksanakan oleh P2SP dengan waktu pengerjaan selama 120 hari kalender.

Bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Sindangagung, program ini menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan.

Kepala SMP Negeri 1 Sindangagung, Ika Sartika, MPd, didampingi Ketua Komite Uja Sujana, saat ditemui media Fokus Utama, Selasa (15/9/2026), di ruang kerjanya, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan pemerintah.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepercayaan pemerintah kepada sekolah yang dipimpinnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas diberikannya program revitalisasi ini kepada SMP Negeri 1 Sindangagung. Bagi kami, bantuan ini merupakan amanah yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Menurut Ika, bantuan revitalisasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Keberadaan fasilitas yang lebih baik diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar sekaligus menghadirkan rasa nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Namun, bagi pihak sekolah, perhatian pemerintah tersebut juga membawa tanggung jawab. Program yang bersumber dari APBN itu harus dilaksanakan sesuai ketentuan serta tujuan yang telah ditetapkan.

“Kami berkomitmen menjalankan program ini sebaik mungkin sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Harapan kami, tujuan pemerintah melalui program revitalisasi ini benar-benar dapat terwujud dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para siswa serta seluruh warga sekolah,” tegasnya.

Bukan Sekadar Bangunan

Revitalisasi sekolah sejatinya tidak berhenti pada perubahan tampilan fisik bangunan. Lebih jauh, pembenahan sarana pendidikan menyentuh langsung ruang tempat siswa menjalani sebagian besar aktivitas belajarnya.

Lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan representatif menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih baik.

Karena itu, pihak SMP Negeri 1 Sindangagung berharap program tersebut mampu memberikan perubahan yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Harapan itu sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh warga sekolah untuk menjaga dan memanfaatkan hasil revitalisasi secara optimal.

“Kami ingin program ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya.

Kini, di tengah proses revitalisasi yang berjalan, ada harapan yang ikut dibangun bersama: bukan hanya memperbaiki sarana sekolah, tetapi menghadirkan ruang pendidikan yang lebih layak bagi siswa SMP Negeri 1 Sindangagung untuk belajar, tumbuh, dan menatap masa depan.

(Romi/Cepak)