Editor Indrya Purnamasari 

KUNINGAN –  FOKUS UTAMA 

Dua tahun mungkin terasa singkat bagi sebuah klub olahraga. Namun bagi Proton FC Kuningan, rentang waktu itu justru menjadi perjalanan panjang yang dipenuhi lompatan prestasi.

Dari kompetisi tingkat bawah, Proton FC perlahan menapaki tangga demi tangga. Liga Nusantara Seri B menjadi titik awal. Perjalanan berlanjut ke Liga Nusantara Seri A Jawa Barat, kemudian Pro Futsal League 2 Indonesia pada 2025.

Kini, klub asal Kuningan itu telah berdiri di panggung yang jauh lebih tinggi: Pro Futsal League (PFL) 1 Indonesia musim 2026/2027.

Semangat perjalanan tersebut mengemuka dalam Anniversary ke-2 dan Grand Launching Proton FC untuk PFL 1 Indonesia musim 2026/2027, yang digelar di Ballroom Grand Cordela Hotel Kuningan, Minggu (20/9/2026).

Di hadapan para tamu dan keluarga besar Proton FC, Presiden Proton FC Kuningan, Thoni Indra Gunawan, menegaskan bahwa promosi ke kasta tertinggi bukanlah alasan untuk berhenti berlari.

Justru sebaliknya.

Promosi menjadi awal dari tantangan baru dengan tuntutan yang jauh lebih besar.

“Promosi bukan garis akhir. Promosi hanyalah sebuah pintu menuju standar yang lebih tinggi,” tegas Thoni dalam sambutannya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi penanda arah perjalanan Proton FC ke depan. Klub tidak ingin sekadar hadir sebagai pendatang baru di PFL 1. Lebih jauh, Proton FC ingin membangun fondasi sebagai klub profesional yang memiliki identitas, sistem pembinaan dan masa depan.

Tema “The Journey Continues” pun menjadi sangat relevan.

Perjalanan belum selesai. Bahkan, setelah berhasil mencapai PFL 1, perjalanan Proton FC justru memasuki babak yang lebih menantang.

Bukan Sekadar Mengejar Kemenangan

Bagi Thoni, membangun klub olahraga tidak cukup hanya dengan menghitung kemenangan, poin dan posisi klasemen.

Ada ekosistem yang harus dibangun.

Proton FC ingin menjadi bagian dari perjalanan perkembangan futsal di Kabupaten Kuningan. Klub ini diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak Kuningan untuk berani bermimpi menjadi atlet profesional.

Di saat yang sama, Proton FC ingin membuka ruang bagi pemain muda, pelatih, sekolah dan berbagai elemen olahraga untuk tumbuh bersama.

Karena itu, pembinaan menjadi salah satu fondasi penting yang terus ditekankan melalui Proton Futsal Academy dan Proton Partner School.

Ada visi yang lebih panjang di balik program tersebut.

Para pemain yang saat ini mengenakan jersey Proton dan berlaga di kompetisi profesional merupakan gambaran Proton hari ini. Sementara anak-anak yang sedang mengikuti proses pembinaan adalah gambaran Proton di masa depan.

Hari ini membangun tim. Besok menyiapkan generasi.

“Kami tidak hanya ingin membantu melahirkan pemain futsal yang hebat. Kami ingin membantu membentuk manusia-manusia yang hebat,” kata Thoni.

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa Proton FC ingin menempatkan futsal bukan hanya sebagai pertandingan di dalam lapangan, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.

Jersey Proton Membawa Nama Kuningan

Memasuki PFL 1 Indonesia musim 2026/2027, tanggung jawab para pemain pun semakin besar.

Thoni mengingatkan skuad Proton FC agar memahami makna jersey yang mereka kenakan.

Ketika seorang pemain masuk lapangan dengan jersey Proton, yang dibawanya bukan lagi semata-mata nama pribadi.

Ada nama Kuningan yang ikut dipertaruhkan.

Ada harapan masyarakat yang ikut dibawa. Ada kerja keras manajemen, perjuangan pelatih, dukungan keluarga, serta peran para pembina yang menjadi bagian dari perjalanan klub.

Karena itu, setiap pertandingan di kasta tertinggi bukan sekadar tentang menang atau kalah.

Setiap menit di lapangan menjadi bagian dari cerita perjalanan Proton FC.

Dua tahun telah berlalu sejak klub ini memulai langkahnya. Dari Liga Nusantara Seri B, menanjak ke Seri A Jawa Barat, berlanjut ke PFL 2 pada 2025, hingga akhirnya mendapatkan tiket menuju PFL 1 musim 2026/2027.

Lompatan itu menunjukkan bahwa perjalanan besar tidak selalu dimulai dari panggung besar.

Kadang, ia bermula dari sebuah langkah kecil yang terus dipelihara dengan kerja keras, keberanian dan visi.

Kini, Proton FC Kuningan telah sampai di pintu kasta tertinggi.

Namun seperti pesan yang digaungkan dalam Anniversary ke-2 mereka, perjalanan belum berakhir.

The Journey Continues.