Penulis Indrya Purnamasari 


KUNINGAN – FOKUS UTAMA 

Bukan sekadar parade kostum. Bukan pula hanya upaya memeriahkan pesta hari jadi. Di tengah gegap gempita Karnaval Budaya Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 tahun 2026, Bank Kuningan kembali turun mengambil bagian. Kali ini, semangat itu hadir melalui tema Prajurit Kajene”sebuah gambaran tentang kerja keras, pantang menyerah, semangat juang, dan kebersamaan.

Minggu (13/9/2026), ketika ruas jalan dipenuhi ribuan mata yang menyaksikan helaran budaya, Bank Kuningan menjadi bagian dari perhelatan yang menghidupkan kembali sejarah, tradisi, dan identitas daerah.

Tema Prajurit Kajene bukan dipilih tanpa alasan. Di balik nama tersebut, Bank Kuningan ingin menyampaikan pesan tentang karakter perjuangan yang dinilai sejalan dengan etos kerja keluarga besar perusahaan: terus bergerak, tidak mudah menyerah, dan mengedepankan kebersamaan.

Bagi Bank Kuningan, karnaval bukan hanya panggung untuk tampil. Ini adalah ruang untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Prajurit Kajene, Cermin Semangat Keluarga Besar Bank Kuningan

Direktur Bank Kuningan, H. Dodo Warda, S.E., M.M.,mengatakan keikutsertaan Bank Kuningan dalam Karnaval Budaya merupakan bentuk komitmen perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan dan perhelatan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

“Melalui tema Prajurit Kajene, kami ingin menggambarkan semangat kerja keras, pantang menyerah dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian dari semangat keluarga besar Bank Kuningan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Dodo.

Pernyataan itu menegaskan bahwa tema yang dibawa Bank Kuningan bukan sekadar identitas rombongan dalam karnaval. Prajurit Kajene menjadi simbol nilai-nilai yang ingin ditampilkan perusahaan di hadapan masyarakat.

Kerja keras menjadi pijakan. Pantang menyerah menjadi kekuatan. Sementara kebersamaan menjadi semangat yang menyatukan langkah.

Di tengah perhelatan budaya yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat, Bank Kuningan hadir membawa pesan bahwa semangat perjuangan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga relevan dalam kehidupan dan pekerjaan masa kini.


Dari Panggung Karnaval, Bank Kuningan Mendekat kepada Masyarakat

Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Bank Kuningan untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

Menurut Dodo, partisipasi Bank Kuningan dalam Karnaval Budaya bukan sekadar memeriahkan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kuningan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Bank Kuningan dengan masyarakat.

Kehadiran Bank Kuningan dalam perhelatan ini memperlihatkan peran BUMD yang tidak hanya berkaitan dengan aktivitas lembaga keuangan, tetapi juga keterlibatan dalam agenda sosial dan budaya daerah.

Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat langsung kehadiran Bank Kuningan sebagai bagian dari lingkungan Kabupaten Kuningan.

Dodo berharap kehadiran Bank Kuningan dalam berbagai kegiatan daerah dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keberadaan dan peran Bank Kuningan sebagai lembaga keuangan milik pemerintah daerah.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Kuningan semakin mengenal dan menyadari bahwa Bank Kuningan merupakan bank milik pemerintah daerah sekaligus bank milik masyarakat Kuningan sendiri,” katanya.

Harapan tersebut menjadi bagian penting dari keikutsertaan Bank Kuningan dalam Karnaval Budaya. Sebab, semakin dekat sebuah lembaga dengan masyarakat, semakin terbuka pula ruang untuk membangun pemahaman dan kebersamaan.


Sinergi BUMD, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat

Perhelatan Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pertunjukan budaya. Kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi berbagai unsur dalam memeriahkan agenda daerah.

Keikutsertaan Bank Kuningan sekaligus menjadi wujud sinergi antara BUMD dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga semangat kebersamaan serta memeriahkan agenda budaya daerah.

Sebagai BUMD Pemerintah Kabupaten Kuningan, Bank Kuningan menempatkan partisipasinya sebagai bagian dari komitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Semangat tersebut menjadi semakin bermakna ketika dibawa melalui tema Prajurit Kajene. Sebuah tema yang menyatukan nilai perjuangan, kerja keras, pantang menyerah, dan kebersamaan dalam satu pesan yang mudah dikenali masyarakat.


Tumbuh Bersama Masyarakat, Melangkah untuk Kuningan

Karnaval boleh berakhir. Rangkaian peringatan hari jadi boleh berganti dengan agenda berikutnya. Namun, pesan yang dibawa Bank Kuningan melalui Prajurit Kajene diharapkan tidak berhenti di sepanjang jalur helaran.

Dengan semangat Prajurit Kajene”, Bank Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Kabupaten Kuningan.

Semangat kerja keras, pantang menyerah, dan kebersamaan menjadi nilai yang ingin terus dijaga.

Bukan hanya dalam satu perhelatan budaya, melainkan juga dalam perjalanan Bank Kuningan sebagai lembaga keuangan milik pemerintah daerah sekaligus milik masyarakat Kuningan sendiri.

Dari karnaval, Bank Kuningan menyampaikan satu pesan: semangat perjuangan harus terus hidup, kebersamaan harus terus dirawat, dan kemajuan Kabupaten Kuningan harus terus didukung bersama.

Prajurit Kajene. Semangat juang yang hadir di tengah masyarakat, membawa komitmen Bank Kuningan untuk tumbuh bersama dan mendukung kemajuan daerah.