Oleh Indrya Purnamasari
KUNINGAN - Fokus Utama
Kepulan asap tiba-tiba membubung dari sebuah rumah kosong di Dusun III Pon, Desa Kahiyangan, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jumat pagi (4/9/2026).
Suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan. Kobaran api melahap rumah milik Nining (52), warga RT 06/RW 03, Dusun III Pon.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Ironisnya, rumah dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi. Tidak ada penghuni di dalam bangunan sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Namun, kosongnya rumah bukan berarti kebakaran berlangsung tanpa dampak. Api menghanguskan bagian bangunan dan menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit.
Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp150 juta.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya membantu mengendalikan situasi. Petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mengantisipasi kobaran merembet ke rumah warga lainnya.
Di tengah kepanikan itu, satu pertanyaan masih menggantung: dari mana api pertama kali muncul?
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti Pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Sementara itu, pihak keluarga Nining masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan barang-barang yang terdampak. Koordinasi dengan perangkat Desa Kahiyangan juga dilakukan untuk memastikan besaran kerugian akibat kebakaran.
Tidak adanya korban jiwa menjadi kabar yang melegakan. Namun, bagi pemilik rumah, Jumat pagi itu tetap meninggalkan pukulan berat: sebuah rumah kosong terbakar, sementara kerugian yang ditinggalkan diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kini api telah padam. Tetapi penyebabnya masih menjadi tanda tanya yang menunggu jawaban.




























0 Komentar